Wonogiri – Dalam upaya membentuk generasi muda yang tanggap, peduli, dan memiliki jiwa kemanusiaan, MTs Negeri 4 Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Anggota Palang Merah Remaja (PMR) bekerja sama dengan PMI Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada tanggal 20–21 April 2026, dengan melibatkan siswa-siswi yang tergabung dalam unit PMR madrasah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MTs Negeri 4 Wonogiri, H. Najmul Fatah, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran PMR sebagai garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan madrasah. Menurut beliau, keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini tidak hanya bermanfaat di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari PMI Kabupaten Wonogiri yang berpengalaman di bidang kepalangmerahan. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi penting yang dikemas secara interaktif dan aplikatif, di antaranya pengenalan dasar gerakan Palang Merah, teknik pertolongan pertama (first aid), evakuasi sederhana, serta simulasi penanganan kondisi darurat.

Tidak hanya teori, para peserta juga dilibatkan langsung dalam praktik lapangan. Mereka berlatih melakukan penanganan korban, penggunaan tandu, hingga simulasi evakuasi yang menuntut kerja sama tim dan ketanggapan dalam mengambil keputusan. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh antusiasme, menunjukkan semangat belajar yang tinggi dari para peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota PMR MTs Negeri 4 Wonogiri mampu menjadi pelopor dalam menerapkan pola hidup sehat, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta siap menjadi first responder ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar.

Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen madrasah dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi.













